Penulis: Charles Abar

STIPER FLORES BAJAWA – Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa (STIPER FB) resmi membuka penerimaan mahasiswa baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027.
Mengusung tema “Membangun Pertanian Unggul Berdaya Saing Global”, peluncuran ini dilakukan langsung oleh Ketua STIPER FB, Dr. Nicolaus Noywuli, di Aula Kampus C Turekisa, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan peluncuran tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua I David Januarius Djawapatty, Wakil Ketua II Gerardus Reo, serta Ketua LPMAI RD Rofinus Neto Wuli.
Dalam sambutannya, Dr. Nicolaus memaparkan profil lembaga dan peran strategis STIPER FB dalam membangun sektor pertanian, khususnya di wilayah Flores dan sekitarnya.
Saat ini, STIPER FB mengelola lima program studi unggulan, yakni Agroteknologi, Peternakan, Agribisnis, Nutrisi dan Teknologi Pakan Ternak, serta Biologi Terapan.
Terjunkan Mahasiswa ke Lapangan
Nicolaus menekankan bahwa kehadiran STIPER FB harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pengabdian.
Salah satu langkah konkretnya adalah penerjunan mahasiswa semester awal ke lima titik di Kabupaten Nagekeo dan Ngada.
Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan membawa semangat baru, terutama dalam pengembangan pertanian dan peternakan berbasis teknologi tepat guna.
“Ini menunjukkan STIPER Flores Bajawa tidak hanya mengasah kemampuan akademis, tetapi juga melahirkan mahasiswa dengan jiwa sosial dan terlibat langsung mengatasi persoalan di lapangan,” ujar Nicolaus.
Tembus Pasar Kerja Jepang
Selain mencetak sarjana yang memiliki karakter wirausaha, STIPER FB juga mendorong lulusannya agar mampu bersaing di pasar kerja nasional maupun internasional. Hal ini diwujudkan melalui kerja sama strategis dengan berbagai perusahaan multinasional.
Salah satu capaian terbaru adalah kemitraan dengan Duta Mandiri untuk pengiriman tenaga kerja ke Jepang.
Selain itu, kampus ini juga menjalin kolaborasi dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Musubu Bali dan PT Best
Agro International untuk penyaluran tenaga kerja profesional.
“Target kita adalah sinkronisasi kurikulum dengan kebutuhan tenaga kerja nasional dan internasional. Output kita tidak hanya melahirkansarjana, tetapi mereka yang siap bekerja atau melanjutkan wirausaha,” tegasnya.
Ia menambahkan, kurikulum di STIPER FB dirancang secara khusus untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dengan kebutuhan riil masyarakat.
Akses Beasiswa bagi Mahasiswa
Untuk memastikan pemerataan pendidikan, STIPER FB membuka peluang akses beasiswa yang luas, terutama bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Beasiswa tersebut bersumber dari berbagai skema, mulai dari Program Indonesia Pintar (PIP) pemerintah pusat, dukungan pemerintah daerah, hingga kemitraan dengan sektor swasta.
“Pada tahun akademik 2025/2026, kami telah memberikan beasiswa kepada kurang lebih 200 mahasiswa,” tambah Nicolaus.
Melalui peluncuran PMB ini, STIPER Flores Bajawa menegaskan komitmennya untuk terus mencetak sumber daya manusia (SDM) pertanian yang unggul, adaptif terhadap teknologi, dan mampu menjawab tantangan global demi kemajuan sektor pertanian di Indonesia. (Cha)
Views: 39





